Jarimu Harimaumu by Khan Khaizuran (8C/18)
Jarimu Harimaumu: Cermin Etika, Tanggung Jawab, dan Kehidupan di Era Digital Pendahuluan Peribahasa Indonesia “mulutmu harimaumu” sudah lama dikenal masyarakat. Peribahasa ini bermakna bahwa setiap ucapan yang keluar dari mulut seseorang bisa menjadi senjata yang berbalik kepada dirinya sendiri apabila tidak dijaga dengan baik. Di era tradisional, makna peribahasa ini lebih banyak terkait dengan ucapan lisan, fitnah, omongan kasar, atau janji yang tidak ditepati. Namun, seiring perkembangan zaman, muncul istilah baru yang seakan menjadi versi modern dari peribahasa tersebut, yaitu “jarimu harimaumu.” Istilah ini lahir dari perubahan budaya komunikasi manusia. Jika dahulu interaksi dilakukan secara langsung lewat percakapan tatap muka, kini komunikasi lebih banyak berlangsung lewat media digital, baik melalui pesan singkat, komentar di media sosial, email, maupun forum daring. Jari-jemari yang menari di atas papan ketik ponsel atau komputer menjadi sarana utama seseorang mengekspr...